Kamis, 04 November 2021

Mengenal Penjenjangan dan Ragam Buku Anak Serta Cara Mengajukan Naskah Berfitur ke Penerbit

 

Gambar : Canva

Hai hai, selamat berjumpa lagi. Maaf agak lama buat psotingan baru.  Semoga semua pembaca setia blog saya dalam keadaan sehat dan bahagia, aamiin.

Buku anak di Indonesia kian berkembang kan ya. Alhamdulillah, jika dahulu ingin memiliki buku anak yang kemasannya bagus dan awet harus impor. Sekarang penerbit di Indonesia pun banyak kok yang mulai menerbitkan buku-buku berfitur dengan bahan berkualitas. Ditambah dengan makin banyaknya penerbit indie/vanity publisher yang juga berlomba menerbitkan buku-buku berfitur unik serta berkualitas tak kalah dengan buku anak impor. Tentu ini merupakan kemajuan dalam dunia perbukuan anak-anak.

Baiklah, tanpa panjang lebar lagi, pada kesempatan kali ini saya akan menjabarkan beberapa jenis buku anak. Ragam buku anak ini ada yang sudah terbit di Indonesia ada yang merupakan buku-buku impor. Tetapi semua jelas tujuan akhirnya sama, agar anak suka membaca buku.

Tak sedikit teman-teman penulis terutama yang baru sering menanyakan kepada saya tentang jenis-jenis/ragam buku cerita anak. Kok ada buku yang bentuk begini begitu sih. Kok beda-beda sih. Bagaimana cara mengajukannya ke penerbit? Apakah penerbit Indonesia mau menerbitkan buku berfitur seperti itu? Saya sih berani bilang, jika memang naskah kita dianggap cukup kuat dan besar manfaatnya bagi anak-anak, tentu penerbit akan mempertimbangkan.  

Tetapi, sebelum mengetahui ragam buku anak, sebaiknya kita harus mempelajari terlebih dahulu penjenjangan buku anak agar semakin paham kenapa ragam jenis buku anak itu banyak.

Apa itu penjenjangan buku anak?

PENJENJANGAN BUKU ANAK

Penjenjangan buku anak biasanya diterbitkan oleh pemerintah. Isinya berisi jenjang pembaca, karakteristik isi, deskripsi penyajian dan grafika. Jadi, ini adalah patokan dasar jika ingin membuat buku/cerita anak berdasarkan usia anak sebagai target pembaca. Biasanya, digunakan sebagai panduan penulis dalam menulis buku anak terutama untuk buku pemerintah. Tetapi bagi naskah yang di penerbit, terkadang ada perbedaan, disesuaikan dengan permintaan pasar atau besarnya budget, agar bukunya tidak terlalu mahal.

Penjenjangan buku anak terbaru (versi revisi)

 

Note : Jika kurang jelas, bisa hubungi saya di DM @yeti_nurmayati ya.

            Nah setelah tahu penjenjangan buku anak, mari kita lanjutkan untuk mengenal ragam buku anak. Ragam/jenis buku anak pada umumnya ada empat :

1.      Wordless book : Buku tanpa kata-kata atau ada kata tapi sedikit banget (1-2 kata perhalaman). Biasanya untuk bayi-balita, makanya yang ditonjolkan gambar atau ilustrasinya.

2.      Picture book : Buku bergambar, biasanya untuk anak TK-SD kelas bawah (1-3). Picture book untuk TK dan SD biasanya berbeda jumlah teksnya. Gambar ilustrasi masih cukup menonjol dari pada teks.

3.      Chapter book : Buku ber-bab. Biasanya untuk anak SD kelas 4 ke atas, dimana isi bukunya terdiri dari beberapa judul cerita/bab. Gambarnya sudah tidak setiap halaman lagi, minimal satu cerita satu gambar.

4.      Novel anak : Novel anak seperti layaknya novel dewasa hanya ceritanya lebih sederhana dan disesuaikan dengan masalah anak-anak. Jumlah halaman novel anak pun lebih sedikit dari pada novel dewasa.

5.      Komik : Cerita yang memakai media gambar -gambar. Komik terdiri dari panel-panel dan infografis.

 

Tetapi berdasarkan fiturnya ada banyak sekali jenis buku anak, seperti :

Jenis buku anak berdasarkan bahannya :

1.      Fillow book : buku bantal, biasnya terbuat dari kain.

2.      Hard book/boardbook : Buku dengan bahan karton yang tebal, biasanya cukup awet walau pun dibaca/dimainkan terus menerus oleh anak

3.      Paper book : buku terbuat dari kertas jenis paperbook.

Jenis buku anak berdasarkan jenis isi dan bentuknya :

1.      Pop up book

 


2.      Cube book


3.      Lift the flap book

4.      Slide out book

5.      Books with shoelace

 

6.      Puzzle book

 

7.      Foam book

8.      Mini board book


9.      Fold book 

10.  Spin and find book

11.  Encyclopedia book

12.  Dictionary dan atlas book

13.  AR book

14.  Picture Book 

15.  Activity book

 

Note : Untuk bentuk buku yang saya tulis dan belum ada gambarnya, silakan browsing saja ya.

Bagaimana cara mengajukan buku berfitur ke panerbit?

Ini pertanyaan berikutnya yang pasti akan teman-teman tanyakan bukan? Mudah saja sih, hampir sama dengan pengajuan buku anak jenis picture book, hanya saja kalau untuk buku berfitur tentu ada tambahan satu kolom yang berisi keterangan fitur. Mau fitur apa dan diletakkan di halaman berapa?

Contoh tabelnya :

Halaman

Teks

Deskripsi ilustrasi

Keterangan/fitur

 

Tentu saja, teman-teman sendirilah sebagai penulis yang harus menentukan berapa halaman, bagaimana deskripsi gambarnya tiap halaman, dan mau fitur apa dan diletakkan dimana? Biar lebih paham, tentu teman-teman penulis boleh membeli atau mengoleksi buku-buku anak berfitur yang banyak di pasaran.

Nah, mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, semoga ada manfaatnya. Jika ada masukan atau kritik atas postingan ini, silakan ditulis di komentar. Atau DM saya d Instagram @yeti_nurmayati.

Terima kasih, salam sayang dari kota Majapahit.



Artikel Terkait

adalah seorang Ibu dari dua anak hebat dan Penulis Buku. Bisa dihubungi di Facebook atau email yetinurma82@gmail.com

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon